Skip to main content
Screenshot_12

Baidu Cari Rekan Demi Garap Teknologi Mobil Otonom

Sama dengan banyak perusahaan tehnologi lain, perusahaan raksasa asal Tiongkok, Baidu tengah meningkatkan mobil tanpa ada sopir. Berbarengan Ford, Baidu bahkan juga sudah menanamkan investasi di perusahaan sensor LIDAR (Light Detection and Ranging), Velodyne.

Kerja sama pada perusahaan tehnologi serta pembuat mobil saat ini tidaklah hal yang aneh lagi. Sebelumnya ini, Baidu sempat juga bekerja sama juga dengan BMW. Sesudah berjalan sepanjang 2 th., kerja sama Baidu serta BMW selesai pada akhir th. lantas. Karenanya, Baidu saat ini tengah menari rekanan baru.

Dalam satu program yang Baidu namai ” Apollo “, perusahaan asal Tiongkok itu bakal tawarkan basis mobil otonom ke semakin banyak perusahaan dalam beragam industri. Penawaran Baidu bermacam, dari mulai software, rujukan kendaraan sampai system pendorong seperti NOS untuk mobil otonom, lapor Engadget.

Mulai bln. Juli, Baidu berkata, mereka semakin lebih kerap membagikan apa yang tengah mereka kembangkan. Perusahaan mengklaim, kemampuan mereka yaitu mengintegrasikan AI untuk merampungkan permasalahan dalam pengembangan mobil tanpa ada sopir.

Disamping itu, proyek Apollo dijelaskan bakal tawarkan satu ” jalan keluar ” komplit. Jalan keluar itu termasuk juga kendaraan, hardware seperti sensor, software, service cloud, pemprograman serta alat pengujian.

Baidu bukan sekedar mengharapkan bisa memberi jalan keluar pada perusahaan kain. Mereka juga menginginkan memperoleh rekanan yang bisa menolong mereka dengan memberi kendaraan serta komponen yang tambah baik.

” Ini bakal mempermudah perusahan untuk lakukan penelitian serta pengembangan tehnologi mobil otonom, membuatnya semakin banyak orang-orang bisa mengaksesnya serta mempercepat perubahan inovasi, ” catat Baidu dalam pernyataan resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *