Skip to main content
sepur

Setelah Hack Sistem Kereta Api Francisco, Hacker Kena Serangan Balik

Jakarta – System transportasi KA di San Francisco, USA terlebih dulu diberitakan jadi korban peretasan. Semua monitor computer yang dipunyai oleh system transportasi bernama Muni ini bahkan juga tunjukkan pesan ancaman pada akhir minggu tempo hari.

Tidak bertahan lama, berita paling baru mengatakan kalau hacker dengan kata lain pelaku peretasan system transportasi kereta di San Francisco diretas balik.

Dilaporkan Tech Crunch, Kamis (1/12/2016), berdasar pada laporan dari reporter keamanan berdiri sendiri Brian Krebs, dianya dihubungi oleh seseorang peneliti keamanan yang mengakui sukses meretas e-mail [email protected] com. E-mail itu dipakai oleh sang peretas system transportasi Muni.

Saat itu, ia memohon tebusan berbentuk 100 bitcoin yang setara dengan Rp 946 miliar, jadi dianya bakal memberi kode untuk buka system computer Muni yang diretasnya dengan ransomware.

Peneliti keamanan yang tidak ingin mengatakan nama itu menyampaikan, ia sudah sukses meretas e-mail si hacker lewat cara menebak pertanyaan rahasia e-mail itu.
Sesudah sukses masuk, ia ganti password e-mail. Mengenai backup e-mail yang dipakai pelaku yaitu [email protected] com yang juga memakai password kode keamanan sama.

Lewat e-mail itu juga, peretas terlihat mengaplikasikan keamanan yang cukup ketat. Buktinya, ia senantiasa menguangkan bitcoin kepunyaannya secara teratur.

E-mail itu juga berikan info kalau system transportasi Muni bukanlah korban pertamanya. Dilaporkan, dalam tiga bln. paling akhir, ia sudah memperoleh duit sejumlah US$ 14. 000 atau setara Rp 189 juta dari korban-korbannya.

Tidak hanya Muni, hacker itu sudah meretas system punya perusahaan konstruksi serta manufaktur yang juga menyerahkan duit tebusan berbentuk bitcoin.

Menurut info, peretas itu terhubung internet dari Iran serta memakai beberapa catatan yang ditranslate ke bhs Farsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *