Skip to main content
Screenshot_2

Tips Memotret Air Laut

Banyuwangi tidak terus-terusan sama dengan Kawah Ijen. Kota yang terdapat di ujung timur pulau Jawa ini dapat miliki banyak obyek wisata alam menarik yang lain.

Sesudah berkunjung ke Klenteng Hoo Tong Bio pada hari awal rangkaian aktivitas Huawei P9 Media Trip di Banyuwangi, esok harinya kami bertolak ke Teluk Hijau serta Pulau Merah.

Teluk Hijau, atau di kenal juga dengan sebutan Green Bay, tawarkan panorama menyejukkan mata dengan air laut berwarna hijau serta pasir putihnya.

Lihat keadaan perairan serta daratannya yang masihlah bersih, tidak terlalu berlebih rasa-rasanya menyebutkan Teluk Hijau masihlah ” perawan “. Satu diantara tanda ” keperawanan ” yang lain yaitu hadirnya monyet yang pernah kami abadikan berbentuk photo serta video.

Untuk meraih obyek wisata yang disebut sisi dari Taman Nasional Meru Betiri ini, dari pusat kota Banyuwangi kami harus meniti jarak sekira 90 km.. Di pos kontrol, kami meneruskan perjalanan pendek ke Pantai Rajagwesi, lantas menyeberang ke Teluk Hijau dengan memakai perahu.

Teluk Hijau Banyuwangi. Liputan6. com/Mochamad Wahyu Hidayat

Tetapi butuh diingat, anda mesti meyakinkan apakah keadaan air laut sangat mungkin untuk menyeberang atau tak. Beberapa nelayan setempat yang umum menyewakan perahu pastinya lebih memahami masalah ini.

Pengalaman kami menyeberang, air laut tengah gunakan serta ombak lumayan tinggi, namun beberapa yang memiliki perahu meyakinkan keadaan ini masihlah aman untuk dilalui.

Mungkin saja saja anda yang miliki permasalahan dengan guncangan diatas perahu bakal terasa pusing atau mual. Karenanya, tak ada kelirunya untuk minum obat antimabuk terlebih dulu.

Terkecuali modus photo standard, untuk menceritakan mengenai Teluk Hijau, di Huawei P9 kami juga memakai modus Silky Water, yang dapat membuahkan photo permukaan air laut terlihat rata serta halus, seperti sutra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *